When Game is Over, Teaser

FF/When Game is Over/Teaser/Special Hee B’day//

Title : When Game is Over
Author : Sherli Juliani (twitter : @icelynh107)
Length : Chapter
Genre : School life, Romance, Friendship
Cast :

joon hee

Lee Joon Hee (OC)

Aku tahu aku egois. Aku juga tahu aku tak akan menyerah dari gadis itu. Aku harus mendapatkan kembali hatimu, oppa. Aku yakin bahwa kau masih peduli padaku setelah tahu apa yang kulakukan pada yeoja itu. Ya, kau itu benar-benar tergila-gila padaku, oppa. Begitupun dirimu mampu membuatku melakukan segala cara untuk mengambilmu kembali dari yeoja sombong itu.

joon

Lee Joon a.k.a Lee Joon MBLAQ

Aku memandang namja dan yeoja didepanku ini. Ya benar kata Hee Gi bahwa mereka seperti anak kecil yang mungkin tak pernah dewasa. Aku tak mempedulikan status mereka lagi kini. Aku mengangkat Hee Gi dan berlalu dari mereka. Aku tak pernah menyangka mereka akan melakukan hal tadi. Aku tak takut meski esok hari aku dimusuhi satu sekolahan. Karena kuyakin bahwa yang kulakukan ini benar.

heegi

Jung Hee Gi (OC)

Aku terpaku dan benar-benar tak bisa berpaling. Tatapannya… Aneh, tatapannya tak lagi lembut namun memancarkan kelicikan. Apa maksudnya? Apa maksud dari semua ini? Aku terduduk diantara bayangan kebencian dan tawa mengejek seperti ini. Sial, aku dipermalukan olehnya! Namja itu! Lihat saja, aku tak akan menyerah begitu saja.

mass

Park Cheondung a.k.a Park Cheondung/Thunder MBLAQ

Sudut-sudut bibirku tertarik membentuk senyum. Tentu bukan senyum bahagia namun kelicikan. Hmm, yeoja itu benar-benar… Berani sekali dia membuat seorang Park Cheondung marah besar. Kau belum tahu apa kuasaku disini, ternyata. Dan apa Chansung-hyung tak tahu apa yang dapat kulakukan setelah ia berani mendekati yeoja itu? Baiklah, kau tak akan kulepaskan, nona Jung!

shin rae

Han Shin Rae a.k.a OC

Aku mendekati Hee Gi lalu memeluknya erat. Aku tahu ia masih terguncang karena hal itu. Benar-benar yeoja dan namja setan itu! Sungguh aku ingin mencakar wajah mereka jika aku ada disana tadi. Kurasakan bahwa ia mulai sesenggukan. Aku menoleh sedikit pada Joon-ppa. Ia memegang dahinya. Kurasa ia benar-benar berbeda.

mir

Bang Cheol Yong a.k.a Bang Mir MBLAQ

Entah mengapa aku tak tertawa seperti biasanya atau paling tidak tersenyum sinis. Namun sungguh kali ini aku kasihan pada yeoja yang teraniaya itu. Dia berbeda dan kurasa dia tak pantas seperti itu. Baiklah kurasa permainan ini harus disudahi. Baiklah aku akan menolongnya. Tunggu… Lohh, Joon-hyung ?

jihyun

Yoon Ji Hyun a.k.a OC

Aku menatap lekat-lekat gadis itu. Ya, mereka benar-benar mirip. Tak salah aku mengunci si Hae Ra untuk tak menelepon Shin Rae. Hmm, namun rencanaku, Joon Hee juga Cheondung gagal gara-gara Joon-ppa. Kenapa ia berubah seperti itu? Tapi ia tidak berubah sih, memang ia tidak tertarik dengan rencana kami. Aku mulai menoleh ke Joon Hee. Ah, sepertinya aku harus menyiapkan alasan untuk melanggar jam malam asrama nih.

seungho

Yang Seung Ho a.k.a Yang Seungho MBLAQ

Aku diam saja melihat Joon Hee dan Cheondung beraksi. Sepertinya bukan tontonan menarik. Tapi tunggu, Joon? Yahh, dia bagus dalam mengambil peran sepertinya. Waww, sepertinya game ini berakhir namun akan ada hal yang lebih menarik kali ini. Aku berjalan mendekati Ji Hyun dan menyentuh bahunya pelan. Ia menoleh dan memandangku. “Kurasa kita hanya akan menjadi saksi. Lebih baik kau jangan ikut campur lagi…”

haera

Jung Hae Ra a.k.a OC

Aku menangis dan berkali-kali mencoba menjerit. Namun tetap saja seperti ini. Aku berpikir keras. Bagaimana aku bisa menolong eonnie dan terbebas dari ketakutanku ini? Mengapa tak ada cahaya lagi yang menemani? Aku takut, aku gemetar karena menyadari aku benar-benar sendirian. Sepertinya aku akan menyerah kali ini. “Tolong..” Desahku pelan. Lalu gelap sunyi dan kudengar suara merdu seseorang, “Bertahanlah!”

Jung Byung Hee a.k.a Jung G.O MBLAQ (*ini anehh ya pake marganya?? -___- :p)

Aku berjalan menyusuri gedung belakang sekolah. Hmm, mereka semua ternyata belum bosan terhadap penyerangan bodoh seperti itu. Sebenarnya aku dengan keras menolak namun apadaya aku bukan seorang leader ataupun anak donatur terbesar. Jadi beginilah aku. Aku hanya bisa menolong setelah hal itu selesai dan mendoakan semoga korbannya tetap bertahan lalu aku kembali bergabung dengan mereka. Dan mencoba menulikan suara tentang kekerasan. Aku mendengar sedikit suara. Sepertinya dari dalam gudang yang rusak itu. Jangan-jangan…

***

Fuuh, saya benar-benar bersyukur lohh teasernya selesai. Akhirnya saya bisa bernafas lega. Tapi semoga ini dapat berjalan sesuai rencana dehh soalnya ini buat teaser dalam waktu setengah jam dengan kepanasan(?). Ada yang penasaran enggak ama ceritanya? *reader:enggaa* yasuda terserah kalo begitu. RCL selalu ditunggu yaak. Don’t be silent reader and Don’t bash it. Soalnya ini bener-bener muncul tiba-tiba lohh(?). Oh ya, project ini kayaknya akan saya buat masing-masing cast POV oneshoot atau twoshoot. Misal yang pertama saya buat Joon Hee POV ya ceritanya sampe end terus yang kedua Joon POV juga sampe end, jadi ceritanya chapter cuman author menjadi orang yang berbeda tiap chapter. Karena masing-masing akan berbeda perasaannya juga mempunyai cerita tersendiri. Oya yang cast OC itu sebenarnya ada lohh. Ada sepupu author, temen sepupu author tapi karena mereka enggak merasa saya libatkan jadi mending saya tulis OC aja~. Yasudahh laaah, semoga ada yang nunggu deeh. See you again, Byebye !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s