Poem : Barisan Kata yang Satu

Aku termangu

Melihat mereka tak pernah memperbaru

Barisan kata yang telah disusun berabad lalu

Dengan indah dapat terbentuk dengan buru-buru

Namun sekarang berbeda dengan dahulu

Rangkaian itu sekarang berseru-seru

Menyuarakan hati mereka dengan pilu

Merasa terbuang dan tampaknya akan luruh

Pernahkah kau temukan dalam sebuah buku

Barisan kata ajaib Tuhanmu Tuhanku

Dengan Hukum Newton yang terkenal itu

Akankah sempurna teori Negaramu Negaraku

Semakin waktu kemanakah dunia yang beku dulu

Tunggu barisan kata itu pasti bisa membantu

Meski perbedaannya yang nomor satu

Akhirnya tetap sama tanpa diperbaru

Paling tidak lihat dulu mesinmu

Apakah mereka bergerak dengan laju

Ataukah mereka lelah tak berjumpa titik temu

Sekarang temukan saja titik balik baru

Gunakan saja barisan kata baru yang memukau

Dunia pasti akan lebih cerah selalu

Lupakan teori buku yang lalu

Lima empat tiga dua satu

Mari kita menemukan hal indah untuk dituju

Dengan keraslah kita harusnya berseru

Membanggakan barisan kata itu

Untuk menjadi satu tanpa menunggu

Tema : Bahasa yang mempersatukan kita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s