The Date, Drabble

 

Title : The Date | Author : magnaegihyun | Cast : 94line and Their couple. | Length : Drabble | Genre : Romance, Fluff. | Rating : PG | Poster by Author

 

Ketika semua member 94 Line menghabiskan akhir minggu mereka tanpa berkumpul satu sama lain. Lalu apa yang mereka lakukan? Tentu saja bersama dengan pasangan mereka bukan.

122112-jiyoung_s-twitter-update-e2809c94linee299a5e2809d3

Ost : Stop The Love Now by Ben(OST Marriage Not Dating Pt.1) | Disclaimer : This storyline is belong to magnaegihyun. The cast is belong to god and their parents. Don’t claim it’s as yours. Hate the pairing? Hate the plot? Don’t read and don’t leave a bashing, PLEASE! | Warning for typo(s) and OOC><

***

 

  1. Choi Sulli – Lee Taemin

 

Sulli memandang netbook kesayangannya serius. Akhir minggu tanpa jadwal seperti ini, benar-benar membuat dorm f(x) cukup sepi. Dan ini tak terlalu dipedulikan Sulli, karena sepi atau ramai, ia tetap bisa menggunakan netbook kesayangannya. Ia harus benar-benar bersyukur, karena jadwal kosong mereka ini, ia bisa melanjutkan kegiatannya menonton kartun-kartun baru yang sudah ia tunda dalam beberapa minggu ini.

 

Tok. Tok. Tok.

 

Terdengar ketukan dibalik pintu dormnya. Sulli berdecak kesal mendengar itu. Siapa sih yang berani mengganggunya sekarang pasti akan langsung mendapat semprotan kemarahannya. Ia lalu berjalan dongkol ke pintu dan membukanya. Pikirannya benar-benar jengkel. Padahal, ia menonton kartun itu sampai pada klimaksnya. Tentu ia harus serius bukan melihat klimaks ceritanya dan ini apa? Ia malah diganggu.

 

Sulli mengernyit melihat sebuah bungkusan plastik lucu yang disodorkan padanya. Ia lalu memfokuskan pandangannya dan mulai sadar. Beberapa detik kemudian, matanya berbinar-binar dan ekspresinya menjadi cerah. Ia benar-benar tersenyum senang kini dan mengambil bungkusan itu.

 

“Wah, terima kasih, Taemin oppa! Kau sudah membelikan goodies kartun terbaru itu untukku!” Hwa Rin refleks memeluk lelaki yang membawa bungkusan itu dan tentu membuat lelaki itu yang tampaknya memang mengira bahwa ia akan mendapatkan ini tersenyum penuh kemenangan.

 

When I see you, my heart pounds and my lips dry up

I couldn’t sleep last night because of the butterflies

Why am I like this? My face getting hot

 

  1. Kwon Sohyun – L Joe

 

Tuk Tuk Tuk

 

Sohyun mengetuk-ngetukkan hak sepatu boots-nya mengikuti tempo lagu yang ia dengar. Terkadang bibirnya bergumam lirik lagu tanpa suara. Juga ditambah dengan kepalanya yang kadang bergerak-gerak mengikuti alunan lagu yang ia dengar dari headset ungunya. Ia seperti berada di dunianya sendiri. Tanpa mempedulikan lelaki didepannya yang sedang asyik dengan iphonenya.

 

Sohyun memandang namja didepannya itu malas. Mungkin didalam hati ia mengeluh mengapa namja ini sangat cuek dan asyik di dunianya sendiri. Lalu ia juga agak khawatir bagaimana nasib duetnya nanti. Ia benar-benar menyadari bahwa hubungannya dengan lelaki ini benar-benar canggung. Ia mungkin harusnya menolak saja tawaran duet spesial di acara musik live ini.

 

Sohyun kemudian menatap layar ponselnya serius sambil menggerakkan jarinya tampak mencari sesuatu. Senyumnya tiba-tiba mengembang menunjukkan bahwa apa yang dicarinya sudah ditemukan. Ia melepas headsetnya yang sebelah kiri lalu memasangkannya di telinga lelaki itu. Ia kembali menggerak-gerakkan kepalanya santai.

 

YA, ige mwoya?” Lelaki itu tersentak kaget merasakan headset tiba-tiba dipasangkan di telinganya.

 

“Dengarkan lagu ini, ini menceritakan tentang kita, jadi kita harus sadar setelah mendengar ini,” jawab Sohyun singkat.

 

(Demi Lovato & Joe Jonas – Wouldn’t Change a Thing)

 

At first, I had no interest

We turned our backs each other

Fighting all the time

The more I saw you

The more annoyed I was by you

 

  1. Jung Krystal – Choi Minho

 

Krystal terengah-engah saat ia sudah sampai di tangga darurat paling atas. Ia lalu meraih sebuah pintu yang menghubungkan ke atap. Ia membukanya ragu-ragu. Ia pun menutup matanya sambil berdoa semoga Minho masih menunggunya. Ia benar-benar merasa bersalah karena tak menepati janjinya. Ia benar-benar ceroboh karena tak memeriksa jadwalnya dulu sebelum menyetujui ajakannya. Ia kini sudah terlambat dua jam karena harus shooting reality show bersama kakaknya.

 

Krystal ternganga memandang apa yang ada didepannya sesaat setelah ia melangkah di rooftop gedung perusahaannya itu. Baru beberapa detik kemudian ia mengendalikan ekspresinya, ia tersenyum lega sambil menitikkan air matanya. Terlihat tulisan besar ‘1.4.3, Jung Soojung’ dari tatanan bunga mawar putih kesukaannya.

 

“Terima kasih banyak, oppa,” desahnya serak.

 

Minho yang ia lihat didepannya itu mendekatinya. Lelaki itu mengenakan tuksedo hitam yang tampak sempurna di tubuhnya. Lelaki itu berlutut dengan senyum tampannya didepan Ri Ra sambil menengadahkan tangannya meminta tangan Krystal. Dengan senang hati, Krystal menerima ajakannya lalu ia dituntun lelaki itu hingga ke pagar pembatas atap gedung itu. Lelaki itu lalu mengeluarkan ponselnya dan menempelkan di telinganya.

 

“Lakukan!” Lelaki itu berseru pada ponselnya.

 

Tiba-tiba, meluncurlah kembang api dengan berbagai warna di udara. Entahlah, apa yang akan dipikirkan orang yang melihat kembang api itu. Padahal malam ini bukanlah malam tahun baru ataupun malam hari libur. Krystal tak bisa menahan air matanya hingga air matanya terus mengalir karena terharu. Ia benar-benar bersyukur memiliki lelaki ini.

 

“Selamat hari jadi yang ke-100, Soojung-ah!” Minho berbisik di telinga Krystal.

 

Krystal balas tersenyum manis kemudian segera berbalik ingin memeluk Minho, namun ditahan oleh Minho. Ia menatap dengan penuh tanda tanya. Namun Minho hanya tersenyum geli.

 

“Sabar, sayang. Kurasa Jonghyun hyung sekarang iri melihat kita dibalik pintu itu,” Minho berkata pendek kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Krystal untuk mengecup bibirnya.

 

My head gets dizzy, my body get electrified

Your face flickers before me today

I can’t take it anymore

 

  1. Kang Jiyoung – Oh Sehun

 

“Ok, apapun yang kau lakukan, aku nggak peduli!” Sembur Jiyoung pada lelaki tinggi di depannya.

 

Ia lalu berbalik badan dan berjalan menjauhi lelaki itu. Ia sangat menyesal, mengapa tadi ia tidak menonton drama kesukaannya saja daripada menemui lelaki ini yang malah merusak moodnya. Bagaimana bisa ia malah diabaikan dan lelaki itu malah asyik sendiri dengan peliharaan milik teman satu grupnya? Bukankah mereka sudah berjanji untuk berkencan bukannya merawat anjing milik Kai si hitam itu. Apalagi lelaki itu memperlakukan hewan itu penuh kasih sayang dan mengabaikannya.

 

Tiba-tiba, ia ditarik seseorang ke belakang dan jatuh di pelukan lelaki yang menyebalkan itu. Dahi Jiyoung berkerut, kenapa sih lelaki ini? Ia mencoba memberontak agar lepas namun pelukan lelaki ini sangat erat. Apa ia tak tahu malu apa?, batin Jiyoung kesal. Ini juga di depan umum, apa lelaki ini tak takut hubungannya ketahuan oleh wartawan.

 

“Kenapa kau sangat uring-uringan malam ini? Tenanglah, Kai dan Dio hyung akan ke sini sebentar lagi,” protes lelaki itu pada Jiyoung.

 

Kesabaran Jiyoung kini benar-benar habis. Ia tidak habis pikir pada lelaki ini. Huh, apa lelaki ini memang tidak pernh peka sejak dulu. Harusnya, lelaki ini kan mengerti kenapa ia rela menghabiskan akhir minggu tanpa jadwalnya ini dengan lelaki ini bukannya bertemu dengan sahabatnya ataupun shopping dengan unnieunnienya.

 

“Well, sudah cukup aku melihat videomu dengan Boa sunbaenim dan kau tidak mengatakan apapun padaku selama ini. Lalu sekarang aku sudah berniat menemuimu tapi kau malah mengajak si hitam—“

 

Jiyoung membulatkan matanya merasakan omongannya terpotong. Ini bukan karena ia jatuh ataupun kenapa. Tapi ini! Sehun membungkam bibir Jiyoung dengan bibirnya. Bagaimana bisa Jiyoung tidak terkejut dan syok. Sehun tersenyum manis pada Jiyoung setelah melepas tautan bibir mereka itu. Jiyoung yang masih syok tidak dapat fokus memandang wajah Sehun sekarang.

 

“Baiklah, maafkan aku, Jing. Aku benar-benar tidak tahu kalau kau cemburu, kukira kau tidak marah karena tetap membalas pesanku kemarin. Terima kasih sudah cemburu padaku, Jing.”

 

Now it feels like you’re coming to me litle by litle

It’s embarassing but I put my hands together and pray

Waiting again today for your sweet voice

 

  1. Bae Suzy – L Myungsoo

 

Suzy memainkan jarinya diatas meja kayu itu. Ia merasa bosan. Bagaimana tidak? Disaat semua unnienya itu libur dari jadwal, hanya ia sendiri yang disuruh manajernya untuk mengikuti salah satu acara talkshow. Huh, padahal tadi ia sudah berjanji pada sahabatnya untuk ikut memberi kejutan hari jadian salah satu sahabatnya. Iapun harus meminta maaf dan terdampar di ruang istirahat yang membosankan ini.

 

Apalagi lelaki di sebelahnya ini terus-terusan asyik dengan kameranya lagi. Ia merasa semakin terabaikan. Bahkan manajernya meninggalkannya berdua dengan lelaki ini. Huh, ya sih ia tahu bahwa lelaki ini cukup pendiam tapi tidak bisakah membuka obrolan sedikit. Paling tidak, Suzy tidak harus merasa benar-benar canggung karena tidak punya teman kan?

 

Klik

 

Terdengar suara jepretan kamera membuatnya semakin ingin menelan lelaki disampingnya ini hidup-hidup. Bagaimana tidak? Ia malah asyik memotret dirinya sendiri dan tidak mengajak Suzy yang sedari tadi duduk disampingnya? Suzy memanyunkan bibirnya dan mencoba menyabarkan hatinya.

 

Klik

 

Suzy menoleh saat ada cahaya menyilaukan terarah ke dirinya. Ia melihat lelaki disampingnya itu cengengesan setelah mendapat potret Suzy yang sedang manyun. Suzy memandang lelaki itu dengan tatapan mematikannya. Huh, tidak peduli status lelaki itu yang lebih tua darinya, tetap saja lelaki itu sudah benar-benar tidak sopan mengambil gambar dirinya tanpa ijin.

 

“Lihatlah, kau sangat manis saat cemberut. Bahkan mungkin ini akan menggantikan foto idolaku di dekstop background laptopku” ucap lelaki itu sambil mengeluarkan senyumnya membuat pipi Suzy memerah.

 

“Ah ya, aku Kim Myungsoo, bisa dipanggil L. Jadi maukah kau menjadi objek gambarku yang selanjutnya, Suzy-ssi?”

 

But you make me look in the mirror several times a day

Checking my phone for texts

Starting from tomorrow, we will live happily together

 

FIN-

 

Monday, August 13th 2012

09.21 am

 

Fuuh, akhirnya selesai juga. Ini karya drabbleku yang pertama. Dan sepertinya sudah kupastikan untuk hancur sehancur hancurnya. Karena dari dulu, aku enggak pernah berbakat dalam menulis karya drabble. Jadi beginilah akhirnya. GIVE ME YOUR FEEDBACK, please!

 

Write a Comment :

Friday, August 22th 2014 – 05.50 pm

Haihai, itu diatas sebenernya ffku dengan cast OCs-MBLAQ tapi aku ganti dengan 94line denga beberapa pengubahan untuk menyesuaikan. Ini ff udah lama banget di arsipku(lihat cetakan miring diatas), jadi aku upload deh. Well, yang mana favorit kalian? Aku jujur suka yang Sohyun ya. Kenapa? Karena dia menyampaikan dengan simpel dan menyindir tapi kena gitu 😀 Jujur, OCs-nya yang asli salah satunya terinspirasi dari aku sendiri dan jujur cerita yang sesuai dengan karakterku ya yang Jiyoung yang cemburuan dan tidak sabaran. Hah, apadah. Ini ff selinganku ya. Amazing Cinderella-nya yang nulis temenku soalnya jadinya aku nggak tahu kapan selesainya dan maaf sekali jadi nunggu temenku itu. Hope you like it~ WRITE YOUR COMMENT>>>

Full of love,

magnaegihyun :*

Advertisements

22 thoughts on “The Date, Drabble

  1. Reblogged this on bsuji1994 and commented:
    Pantesan, momennya kok bnyak y jadul gitu

    Jadi ceritanya MyungZy baru memulai nih

    Kangen 94line
    Kapan yah mereka ada acara bareng lagi

    Hmmm
    Amazing cinderellanya ditunggu
    N karya authornya juga ditunggu
      ∧_∧
     ( ・ω・)
     _|⊃/(___
    / `-(____/
     ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄
      ∧_∧
     (・ω・ )
     _|⊃/(___
    / `-(____/
     ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄
      ∧_∧
     ( ・ω・ ) Good night
     _|⊃/(___
    / `-(____/
     ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄
     <⌒/ヽ-、__
    /<_/____/
     ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄ ̄

  2. maaf ada typo di bagian sulli ya. ada nama hwarin disitu. maaf yaa ada bagian yang masih belum diganti. aku nggak bisa ngedit karena on di ponsel. maaf sekali lagi, semoga hal itu tidak mengganggu kalian membaca.

  3. aku tadi kaya baca typos, ada nama yang aku ngga ngeh. tapi setelah baca di akhir, ternyata remake yaa? hihi~ ceritanya bagus semua tapi paling suka bagian jiyoung, kayanya aku banget deh! kkk~
    ugh aku jadi kangen pengen lihat 94line satu project lagi >.<

  4. ah pantes aja kok ada beberapa nama yg beda ternyata ini ff remake dari ff kamu yg sebelumnya. joha aku suka semua.
    fighting!

  5. halo halo.. 94 liners.. i never feel bored for them. kisah cinta mereka ya.. keren. jing sehun juga, aku suka pairing ini. meskipun pairing lainnya juga suka sih. hehe. mungkin bakal seru kalau ini dibuat jadi chapter. chapter yang nyeritain kisah mereka .. cuma keinginanku doang sih, ** hehe, nice story author.. 🙂

  6. Suka moment myungzy nya thor
    Itu mereka baru mulai ya?
    Bagian myungzy kurang panjang thor, #eh miah hehe
    Ah yang penting joah deh
    Gomawo^•^

  7. Hmm 94 line yaa haha joha joha tapi kalo boleh jujur diantara pasangan ini aku penasaran sama ceritanya myungzy menarik soalnya hmm mungkin karna yang paling kusuka pasangan myungzy kali yaa haha

    1. Maaf ya sebelumnya, kamu salah komen, ini bukan ff a marriage dan satu lagi kamu itu reader baru dan bahkan belum pernah komen di blog ini tapi kamu menyuruh saya segera melanjutkan ceritanya? Tolong sebelum komen dipikir dulu dengan baik bagaimana menghargai orang lain ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s